jasa penerjemah tersumpah · penerjemah · terjemahan

Penerjemah PM Rusia Ditangkap dengan Tuduhan Mata-Mata

Bagikan ke Jejaring Sosial Favoritmu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Seorang juru bahasa yang diundang ke Downing Street saat melakukan pertemuan antara Perdana Menteri Theresa May dan PM Ukrainia Volodymyr Groysman ditangkap dengan tuduhan menjadi mata-mata Rusia.

Stanislav Yezhov ditangkap di rumahnya hari Rabu lalu dan dituduh bekerja untuk Moskow.

“Ia ditangkap dengan tuduhan mengumpulkan informasi orang dalam mengenai kabinet Ukraina untuk agen inteligen Rusia,” demikian menurut Kyiv Post. Menurut surat kabar ini, badan inteligen negara itu tengah membuka kasus pidana karena alasan penghianatan negara.

Klaim terjadinya mata-mata itu “membuat situasi yang tidak menyenangkan” bagi Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Menlu Boris Johnson, yang terbang ke Moskow hari ini untuk berbicara dengan mitranya dari Rusia.

Perdana Inggris yang dimintai pendapatnya mengenai peristiwa itu mengatakan bahwa ia mengetahui laporan tentang hal tersebut dan hal itu merupakan urusan dalam negeri pemerintah Ukrainia.”

Yezhov, 39, pernah bekerja untuk kedutaan besar Ukraina di Slovenia dan AS serta menjadi juru bahasa atau interpreter bagi PM Ukrainua demikian laporan surat kabar setempat.

Polisi Rahasia mengetahui pejabat Sekretariat Negara ini melakukan mata-mata untuk pemerintah negara asing. Berdasarkan dokumentasi mereka, bahwa diduga ia mengumulkan data mengenai kegiatan lembaga pemerintah dengan alat khusus dan mengirimkan data itu melalui saluran komunikasi elektronik.

Penerjemah ini didakwa telah melanggar Pasal 111 ayat 1 KUHP Ukraina, dan diprioritaskan untuk menjalani proses pengadilan. Polisi dilaporkan tengah menggeledah kantor dan rumahnya.

Berikut lapopran dari BBC dari Tweet mengenai foto pejabat sekaligus penerjemah atau juru bahasa yang dilakukan mata-mata saat berkunjung ke Kantor PM Inggris beberapa bulan yang lalu.