Lompat ke konten

Cara Menerjemahkan Ijazah untuk Beasiswa Luar Negeri: Panduan Lengkap 2026

Ditulis oleh Moch Hikmat Gumilar, Penerjemah Tersumpah Resmi (SK Kemenkumham RI). Diperbarui: Mei 2026.

Mendaftar beasiswa luar negeri seperti LPDP, Chevening, Australia Awards, atau Fulbright membutuhkan kelengkapan dokumen akademik yang diterjemahkan secara resmi. Salah satu dokumen yang hampir selalu diwajibkan adalah ijazah dan transkrip nilai dalam bahasa Inggris, dan terjemahannya harus berasal dari penerjemah tersumpah.

Artikel ini menjelaskan secara lengkap apa yang perlu Anda siapkan, bagaimana prosesnya, dan hal-hal yang sering membuat berkas beasiswa dikembalikan.


Mengapa Ijazah untuk Beasiswa Harus Diterjemahkan Penerjemah Tersumpah?

Program beasiswa internasional mensyaratkan terjemahan tersumpah karena mereka perlu memverifikasi bahwa dokumen akademik Anda adalah asli dan akurat. Terjemahan dari penerjemah biasa atau aplikasi terjemahan online tidak diterima oleh panitia seleksi beasiswa maupun universitas tujuan.

Penerjemah tersumpah bertanggung jawab secara hukum atas keakuratan terjemahannya. Tanda tangan dan cap resminya menjadi jaminan bahwa isi terjemahan identik dengan dokumen asli.


Dokumen Akademik yang Perlu Diterjemahkan

Tergantung program beasiswanya, dokumen yang umumnya perlu diterjemahkan meliputi:

  • Ijazah — S1, S2, atau keduanya tergantung jenjang beasiswa yang dituju
  • Transkrip nilai — semua semester, bukan hanya semester terakhir
  • SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) — untuk beberapa program yang mensyaratkan riwayat pendidikan lengkap
  • Sertifikat penghargaan akademik — jika relevan dengan persyaratan beasiswa
  • Ijazah SMA — untuk program beasiswa S1 atau program yang mensyaratkan riwayat pendidikan penuh

Format Terjemahan yang Diterima Panitia Beasiswa

Setiap program beasiswa memiliki ketentuan berbeda, tetapi secara umum terjemahan ijazah yang diterima harus memenuhi syarat berikut:

1. Oleh penerjemah tersumpah bersertifikat — nama penerjemah, nomor SK, dan cap resmi harus tercantum jelas pada setiap halaman terjemahan.

2. Format terjemahan lengkap — seluruh isi dokumen asli harus diterjemahkan, termasuk kop surat, nama institusi, nomor seri ijazah, dan tanda tangan pejabat.

3. Tidak ada bagian yang dihilangkan — beberapa penerjemah hanya menerjemahkan bagian utama dan melewatkan elemen administratif. Ini bisa menjadi alasan penolakan.

4. Bahasa target sesuai permintaan — mayoritas beasiswa internasional meminta terjemahan ke bahasa Inggris. Beberapa program di Eropa atau Jepang mungkin meminta bahasa lain.


Persyaratan Khusus per Program Beasiswa

LPDP (Indonesia): Mewajibkan terjemahan tersumpah untuk ijazah dan transkrip. Format bebas selama ada cap dan tanda tangan penerjemah tersumpah. Softcopy PDF diterima untuk seleksi awal; hardcopy biasanya diminta pada tahap verifikasi.

Chevening (UK): Universitas di Inggris umumnya menerima terjemahan tersumpah dalam bentuk PDF bersertifikat. Beberapa universitas meminta terjemahan yang dibuat oleh anggota Institute of Translation and Interpreting (ITI) atau asosiasi serupa.

Australia Awards: Mensyaratkan terjemahan dari penerjemah yang diakui pemerintah Australia atau penerjemah tersumpah Indonesia yang terdaftar di Kemenkumham.

Fulbright (USA): Mensyaratkan terjemahan resmi (official translation) oleh penerjemah profesional. Definisi "resmi" di sini setara dengan penerjemah tersumpah.


Langkah-langkah Menerjemahkan Ijazah untuk Beasiswa

  1. Siapkan scan dokumen asli — scan resolusi tinggi (minimal 300 dpi), berwarna, semua halaman lengkap termasuk halaman belakang jika ada informasi.
  2. Hubungi penerjemah tersumpah — pastikan penerjemah memiliki SK resmi dan pengalaman menangani dokumen akademik untuk beasiswa.
  3. Konfirmasi program beasiswa tujuan — informasikan kepada penerjemah bahwa dokumen untuk LPDP, Chevening, atau program lain agar format disesuaikan.
  4. Tanyakan estimasi waktu dan biaya — berikan contoh dokumen untuk mendapat kuotasi yang akurat.
  5. Terima softcopy untuk review — periksa kembali ejaan nama, tanggal lahir, nama institusi, dan IPK sebelum hardcopy dicetak.
  6. Simpan salinan digital — arsipkan PDF terjemahan untuk keperluan pendaftaran online dan pengajuan ulang jika diperlukan.

Kesalahan yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

Kesalahan 1: Terjemahan tidak mencantumkan kop institusi. Beberapa terjemahan hanya menerjemahkan isi utama dan melupakan kop surat universitas atau Kementerian yang mengeluarkan ijazah. Selalu minta terjemahan lengkap termasuk header dan footer dokumen asli.

Kesalahan 2: Nama tidak konsisten dengan paspor. Pastikan nama yang diterjemahkan identik dengan nama di paspor Anda. Jika ada perbedaan (misal: nama di ijazah menggunakan nama panggilan), diskusikan dengan penerjemah cara terbaik menanganinya.

Kesalahan 3: IPK ditulis dalam format yang berbeda. Sebagian besar universitas luar negeri menggunakan skala 4.0. Penerjemah yang berpengalaman akan mencantumkan IPK Anda dalam skala asli (misal: 3,75/4,00) tanpa konversi, kecuali diminta secara khusus.

Kesalahan 4: Terlalu mepet deadline. Proses terjemahan tersumpah untuk ijazah biasanya membutuhkan 2—5 hari kerja untuk layanan reguler. Jika Anda membutuhkan ekspres, biaya lebih tinggi dan tidak semua penerjemah tersedia. Mulai proses minimal 2 minggu sebelum deadline pendaftaran.


Berapa Biaya Menerjemahkan Ijazah untuk Beasiswa?

Biaya terjemahan ijazah dihitung per halaman hasil terjemahan. Untuk ijazah S1 beserta transkrip nilai lengkap (biasanya 4—10 halaman tergantung institusi), estimasi biaya berkisar:

  • Layanan reguler (3—5 hari kerja): Rp 85.000 — Rp 150.000 per halaman
  • Layanan ekspres (1—2 hari kerja): Rp 150.000 — Rp 250.000 per halaman

Untuk estimasi yang akurat, kirimkan scan dokumen Anda terlebih dahulu agar jumlah halaman hasil terjemahan bisa dihitung.


Kesimpulan

Menerjemahkan ijazah untuk beasiswa luar negeri bukan proses yang rumit jika Anda memilih penerjemah tersumpah yang berpengalaman dan memulai prosesnya jauh sebelum deadline. Kunci utamanya adalah: gunakan penerjemah tersumpah resmi, pastikan format sesuai persyaratan program beasiswa, dan periksa ulang semua data penting sebelum dokumen dicetak.

Jika Anda sedang mempersiapkan berkas beasiswa dan membutuhkan terjemahan ijazah atau transkrip, konsultasikan dokumen Anda terlebih dahulu untuk mendapat estimasi waktu dan biaya yang tepat.

👉 Lihat layanan jasa penerjemah tersumpah Jakarta
👉 Perbedaan penerjemah tersumpah dan penerjemah biasa
👉 Estimasi biaya penerjemah tersumpah

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Penerjemah Tersumpah Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca