Pastikan draf sudah disetujui
Terjemahan sebaiknya dibuat dari versi yang telah diperiksa notaris atau penasihat hukum yang berwenang.
Jika draf masih berubah, setiap revisi dapat memengaruhi definisi, nomor pasal, jadwal penandatanganan, dan seluruh halaman terjemahan. Kirim versi final atau tandai bagian yang masih menunggu keputusan hukum.
Siapkan paket dokumen pendukung
Selain perjanjian, penerima dapat meminta paspor, akta nikah atau rencana perkawinan, identitas para pihak, surat kuasa, atau dokumen aset. Dokumen pendukung tidak otomatis digabungkan ke dalam perjanjian.
Tulis negara penggunaan, notaris, kedutaan, atau instansi penerima agar bahasa, format, dan urutan pengesahan dapat diperiksa sejak awal.
Pertahankan definisi dan istilah
Nama pihak, aset, tanggal, pasal, dan definisi harus konsisten dalam dua bahasa. Jangan mengubah substansi demi membuat kalimat lebih alami.
Istilah seperti separate property, marital property, maintenance, inheritance, liability, dan governing law harus dibaca bersama pasal terkait. Padanan akhir mengikuti draf dan instruksi penasihat hukum, bukan terjemahan kamus tunggal.
Jaga format bilingual
Nomor pasal, judul, subjudul, tabel aset, tanda tangan, paraf, lampiran, dan catatan notaris harus tetap dapat dilacak antara dua bahasa.
Jika kedua bahasa akan ditandatangani, minta arahan mengenai kolom bahasa yang berlaku dan klausul jika terjadi perbedaan penafsiran. Penerjemah tidak menetapkan versi bahasa yang mengikat.
Pisahkan legalisasi dan nasihat hukum
Notaris, legalisasi, apostille, dan penilaian hak para pihak adalah proses atau nasihat yang berbeda dari terjemahan.
Tanyakan apakah dokumen harus ditandatangani atau dilegalisasi sebelum diterjemahkan, apakah terjemahan ikut disahkan, dan apakah penerima memiliki format certification statement tertentu.
Perhatikan perbedaan sistem hukum
Istilah harta bersama, pemisahan harta, pilihan hukum, warisan, dan kewajiban nafkah dapat memiliki akibat yang berbeda di Indonesia dan negara pasangan. Penerjemah tidak boleh memilih istilah hanya karena terlihat paling singkat dalam kamus.
Berikan draf yang sudah disetujui notaris atau penasihat hukum serta, bila tersedia, glossary istilah yang harus dipertahankan. Jika ada dua versi bahasa yang sama-sama akan ditandatangani, minta arahan mengenai klausul bahasa yang berlaku.
Siapkan versi untuk notaris dan penerima luar negeri
Notaris di Indonesia, kedutaan, dan otoritas negara tujuan dapat meminta susunan file yang berbeda. Ada yang memerlukan teks bilingual berdampingan, ada yang meminta terjemahan terpisah dengan certification statement, dan ada yang meminta legalisasi atau apostille setelah dokumen ditandatangani.
Sebelum finalisasi, pastikan nama pihak, nomor paspor, alamat, tanggal, mata uang, dan lampiran sama di kedua versi. Kirim satu PDF final kepada semua pihak agar tidak ada perbedaan halaman saat penandatanganan.
Pemeriksaan akhir sebelum ditandatangani
Cocokkan nama, nomor paspor, tanggal, alamat, daftar aset, mata uang, dan nomor halaman. Pastikan tidak ada lampiran atau halaman tanda tangan yang tertinggal.
Setelah para pihak menandatangani, perubahan substansi bukan sekadar revisi bahasa. Dokumen harus kembali ke notaris atau penasihat hukum sebelum diterjemahkan ulang.
Tentukan bahasa yang berlaku sebelum tanda tangan
Perjanjian bilingual dapat menyatakan bahwa satu versi bahasa berlaku jika ada perbedaan penafsiran, tetapi pilihan tersebut adalah keputusan hukum para pihak dan notaris. Penerjemah tidak menetapkan versi yang mengikat.
Mintalah notaris atau penasihat hukum memeriksa istilah final dalam kedua bahasa. Setelah itu, gunakan file yang sama untuk penandatanganan dan simpan catatan versi agar tidak ada halaman yang tertukar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah penerjemah dapat menentukan isi perjanjian?
Tidak. Isi dan nasihat hukum harus ditentukan oleh para pihak dan penasihat hukum atau notaris yang berwenang.
Apakah terjemahan pranikah sama dengan pembuatan perjanjian?
Tidak. Penerjemah menangani bahasa dan format terjemahan; penyusunan, keabsahan, dan nasihat hukum berada pada notaris atau penasihat hukum.
Apakah perjanjian harus diterjemahkan sebelum ditandatangani?
Urutannya bergantung pada notaris dan penerima. Minta arahan tertulis agar versi bahasa yang ditandatangani, disahkan, atau diapostille tidak keliru.
Apakah istilah harta bersama boleh diterjemahkan bebas?
Tidak. Istilah harus dibaca dalam definisi dan pasal terkait. Padanan akhir perlu mengikuti konteks hukum dan arahan notaris atau penasihat hukum.
Apakah penerjemah menjamin perjanjian diterima di negara lain?
Tidak. Penerimaan ditentukan notaris, kedutaan, pengadilan, atau otoritas negara tujuan. Kami dapat menyesuaikan terjemahan dengan instruksi penerima.
Apa yang perlu dikirim untuk estimasi?
Kirim draf final, bahasa pasangan, negara penggunaan, notaris atau penerima, jumlah halaman, lampiran, kebutuhan hardcopy, dan deadline.

