terjemahan

Pentingnya Penggunaan Jasa Penerjemah Tersumpah di Pengadilan atau Wawancara Penyelidikan dan Penyidikan BAP Polisi

Bagikan ke Jejaring Sosial Favoritmu

Jelang Sidang Ahok, Polisi Sterilkan Gedung Kementan | Republika Online

Ketika berurusan dengan hukum, terkadang kita membutuhkan jasa penerjemah bersumpah untuk membantu dalam proses hukum seperti di pengadilan atau wawancara/investigasi polisi. Penerjemah bersumpah memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap kata yang diucapkan diinterpretasikan secara akurat dan tidak mengalami perubahan makna. Berikut adalah panduan singkat tentang pentingnya penggunaan jasa penerjemah bersumpah dan bagaimana menggunakannya dengan benar.

Bagaimana Menggunakan Jasa Penerjemah Tersumpah di Pengadilan atau BAP Polisi?

Pada dasarnya, penggunaan jasa penerjemah bersumpah di pengadilan atau wawancara/investigasi polisi sangat penting karena memiliki beberapa alasan berikut:

  1. Memastikan akurasi terjemahan. Penerjemah bersumpah memiliki keahlian khusus dalam menerjemahkan bahasa asing secara akurat. Dalam pengadilan atau wawancara/investigasi polisi, setiap kata dan detail sangat penting, dan kesalahan terjemahan bahasa dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam kasus hukum. Oleh karena itu, penggunaan jasa penerjemah bersumpah dapat membantu memastikan bahwa terjemahan dilakukan dengan benar dan tidak mengalami perubahan makna.
  2. Mencegah kesalahan dalam proses hukum. Kesalahan dalam proses hukum dapat memengaruhi hasil persidangan atau wawancara/investigasi polisi secara signifikan. Penggunaan jasa penerjemah bersumpah dapat membantu menghindari kesalahan yang dapat terjadi dalam proses hukum. Hal ini dapat membantu memastikan bahwa setiap pihak terlibat memahami dan mengikuti proses hukum dengan benar.
  3. Meningkatkan kepercayaan dalam sistem hukum. Penggunaan jasa penerjemah bersumpah dapat membantu meningkatkan kepercayaan dalam sistem hukum. Dalam pengadilan atau wawancara/investigasi polisi, setiap pihak harus diberikan kesempatan untuk memahami dan menyampaikan argumennya dengan benar. Dengan menggunakan penerjemah bersumpah, setiap pihak dapat merasa lebih percaya diri bahwa kesalahpahaman dan kesalahan terjemahan akan diminimalkan dalam proses hukum.

Berikut adalah beberapa panduan tentang cara menggunakan jasa penerjemah bersumpah dengan benar dalam pengadilan atau wawancara/investigasi polisi:

  1. Pastikan penerjemah bersumpah telah terdaftar di Kemenkumham.  Anda dapat merujuk ke situs web AHU (Administrasi Hukum Umum) di Kemenkumham untuk mengetahui siapa penerjemah tersumpah yang dapat dipakai di pengadilan yang memiliki SK Kemenkumham 2022 atau 2023 terbaru.
  2. Jelaskan kebutuhan terjemahan secara jelas. Sebelum memulai proses pengadilan atau wawancara/investigasi polisi, jelaskan kebutuhan terjemahan secara jelas kepada penerjemah bersumpah. Berikan informasi tentang bahasa yang diperlukan untuk diterjemahkan dan jenis proses hukum yang sedang dilakukan.
  3. Berikan informasi yang jelas dan lengkap. Berikan informasi yang jelas dan lengkap kepada penerjemah bersumpah. Berikan dokumen-dokumen penting yang diperlukan untuk proses terjemahan. Jangan menahan informasi yang penting atau memberikan informasi yang tidak akurat yang dapat mengganggu proses hukum. Jika tidak bisa memberikan semua berikan rangkuman yang jelas mengenai kasusnya atau lakukan rapat khusus sebelum acara dilakukan agar penerjemah memahami duduk perkara sebenarnya.
  4. Berikan waktu yang cukup. Berikan waktu yang cukup kepada penerjemah bersumpah untuk melakukan terjemahan. Terjemahan yang terburu-buru dapat menghasilkan kesalahan terjemahan yang dapat memengaruhi proses hukum.
  5. Pastikan penerjemah bersumpah hadir dalam sidang/proses hukum. Pastikan penerjemah bersumpah hadir dalam proses hukum seperti pengadilan atau wawancara/investigasi polisi. Jangan hanya mengirimkan terjemahan tertulis tanpa kehadiran penerjemah bersumpah. Hal ini dapat memastikan bahwa proses terjemahan berlangsung dengan benar dan dapat membantu meminimalkan kesalahan terjemahan.

Penggunaan jasa penerjemah bersumpah sangat penting dalam proses hukum seperti di pengadilan atau wawancara/investigasi polisi. Penerjemah bersumpah dapat membantu memastikan terjemahan dilakukan dengan benar dan menghindari kesalahan terjemahan yang dapat memengaruhi hasil proses hukum. Dalam penggunaan jasa penerjemah bersumpah, pastikan untuk memilih penerjemah bersumpah yang terdaftar pada lembaga terkait dan memberikan informasi yang jelas dan lengkap. Pastikan pula bahwa penerjemah bersumpah hadir dalam proses hukum untuk memastikan terjemahan berlangsung dengan benar dan dapat membantu meminimalkan kesalahan terjemahan.

Dokumen yang Dibawa Penerjemah saat Sidang

Seorang penerjemah bersumpah memainkan peran penting dalam proses hukum di pengadilan. Selain kemampuan bahasa yang mumpuni, seorang penerjemah bersumpah juga harus mempersiapkan dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa terjemahan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan persyaratan hukum yang berlaku. Berikut adalah beberapa dokumen yang harus dipersiapkan oleh seorang penerjemah bersumpah sebelum masuk ke pengadilan:
  1. Surat keputusan (SK) Kemenkumham sebagai penerjemah bersumpah. Pada umumnya, penerjemah bersumpah harus terdaftar di Kemenkumham (SK Kemenkumhgam) dan bukan dokumen lainnya. Oleh karena itu, sebelum masuk ke pengadilan, penerjemah bersumpah harus membawa surat keputusan ini.
  2. Dokumen identitas resmi. Penerjemah bersumpah harus membawa dokumen identitas resmi seperti KTP atau paspor sebagai bukti identitas saat masuk ke pengadilan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penerjemah bersumpah yang masuk ke dalam ruang sidang adalah orang yang tepat dan tidak menimbulkan keraguan pada pihak pengadilan atau pihak lainnya.
  3. Kamus atau glosarium. Seorang penerjemah bersumpah harus membawa kamus atau glosarium sebagai alat bantu terjemahan. Kamus atau glosarium ini dapat membantu penerjemah bersumpah dalam menemukan arti kata-kata yang kurang familiar dan memastikan bahwa terjemahan dilakukan dengan benar.
  4. Dokumen-dokumen terkait kasus. Penerjemah bersumpah harus mempersiapkan dokumen-dokumen terkait kasus yang akan dihadapi di pengadilan. Dokumen-dokumen ini harus dipahami dengan baik oleh penerjemah bersumpah sehingga terjemahan yang dilakukan akurat dan sesuai dengan persyaratan hukum yang berlaku.
  5. Alat tulis. Penerjemah bersumpah harus membawa alat tulis seperti pensil, bolpoin, atau tinta dalam jumlah yang cukup. Hal ini untuk memastikan bahwa penerjemah bersumpah dapat membuat catatan penting dan melakukan terjemahan dengan baik selama proses persidangan.