terjemahan

Tips Menghasilkan Terjemahan yang Baik

penerjemah tersumpah jakarta jasa penerjemah

Banyak orang yang merasa bahwa hanya dengan menguasai satu bahasa asing seseorang sudah pasti bisa menjadi penerjemah baik itu penerjemah lisan (interpreter atau juru bahasa) atau penerjemah tulisan. Namun kemampuan seorang penerjemah bahasa tidak hanya dilihat dari kecakapannya menguasai bahasa asing selain bahasa ibunya. Pengalaman saya menjadi seorang penerjemah menunjukkan bahwa kemampuan menguasai bahasa ibu, dalam hal ini bahasa Indonesia, justru memainkan peran penting. Kemampuan memahami tata bahasa Indonesia dalam EYD atau Ejaan yang Disempurnakan,  ejaan yang benar, penguasaan idioms, penguasaan kosakata dan pengetahuan secara umum juga menentukan hasil akhirnya yaitu terjemahan itu sendiri.

Anggapan bahwa menerjemahkan adalah hal yang mudah, terjadi karena ada persepsi bahwa dalam penerjemahan yang harus dilakukan hanyalah menerjemahkan setiap kata ke dalam bahasa yang diinginkan. Namun apabila Anda telah mencoba menggunakan Google Terjemahan atau Bing Terjemahan atau situs serta perangkat lunak terjemahan lainnya, Anda akan tahu bahwa hal itu tidak benar… Ada banyak perdebatan mengenai apa yang membuat sebuah terjemahan bagus atau buruk, namun banyak orang setuju bahwa terjemahan terbaik adalah terjemahan yang tidak terlihat seperti terjemahan.

Berikut 10 hal yang harus diingat saat akan mengerjakan proyek terjemahan:

  1. Selalu minta untuk melihat dokumen yang akan diterjemahkan sebelum menerima proyek apapun

Dengan demikian Anda dapat memastikan bahwa pekerjaan yang akan Anda ambil sesuai dengan kemampuan Anda dan bahwa tenggat waktu yang diberikan sesuai. Anda juga dapat memeriksa apakah materi aslinya sudah lengkap atau belum dan Anda dapat mengenal lebih dulu materi pekerjaannya.

  1. Untuk Siapa/Apa terjemahan tersebut?

Anda juga harus berdiskusi dengan klien mengenai jenis terjemahan yang diinginkannya, pesan yang ingin disampaikan, dan target pendengar atau pembacanya…dapatkan informasi apa saja yang akan menentukan gaya terjemahan yang diinginkan.

  1. Terjemahan yang bagus membutuhkan waktu

Anda tidak dapat mengerjakan proyek terjemahan Anda begitu saja. Bacalah teks sumber secara teliti, perhatikan detail-detail seperti nuansa bahasa atau register, beri tahu klien mengenai tiap kesalahan atau ambiguitas yang anda temukan, cari tahu arti dari istilah-istilah teknis yang muncul… beristirahat juga hal yang penting. Alihkan mata anda sejenak dari layar komputer, beristirahatlah dan lakukan sesuatu yang lain; Anda akan kembali bekerja dalam keadaan yang lebih santai dan segar.

  1. “Penulis yang baik adalah yang menggunakan bahasa yang efisien. Dengan kata lain, menggunakan bahasa yang akurat dan jelas.” (Ezra Pound)

Jika teks yang Anda terjemahkan mengandung ungkapan atau langgam bahasa, jangan ragu untuk menambahkan catatan agar pembaca lebih mudah memahaminya. Karenanya, pengetahuan mengenai bahasa sumber dan bahasa target sangat penting.

  1. Selalu ingat siapa target pembaca atau pendengar Anda

Dengan demikian Anda dapat memastikan bahwa Anda akan menerjemahkan dengan tujuan untuk menyampaikan arti yang sesungguhnya dimaksudkan oleh teks sumber. Hal ini juga akan membuat Anda ingat untuk mengikuti ejaan atau kosakata tertentu jika Anda menerjemahkan ke dalam beberapa bahasa (misalnya bahasa Prancis yang digunakan di Kanada, bahasa Portugis yang digunakan di Brasil…).

  1. Arti lebih penting dari kata-kata

Jika Anda menerjemahkan secara harfiah, Anda akan menemukan beberapa masalah. Meskipun Anda harus mempertahankan gaya asli pengarang (intonasi, register…), Anda tidak dapat meniru kata-kata atau struktur bahasa dari bahasa sumber, kecuali jika kata-kata dan struktur bahasanya benar dalam bahasa target. Anda juga tidak perlu menggunakan semua kata dari teks sumber untuk menghindari kelebihan atau pleonasme dalam terjemahan Anda. Sebaliknya, jangan ragu untuk menambahkan kata-kata dalam terjemahan Anda jika Anda merasa tambahan tersebut akan memperjelas makna teks.

  1. Berpeganglah pada apa yang Anda ketahui

Percayalah pada kemampuan dan pengalaman Anda. Kedua hal itu akan membantu Anda dalam membuat keputusan yang tepat dalam menerjemahkan teks yang sulit. Memang akan memakan waktu untuk mengasah kemampuan dan pengalaman Anda, tapi ingatlah bahwa latihan membuat Anda terampil.

  1. … dan jika Anda ragu, mintalah bantuan

Merasa ragu atau kesulitan merupakan hal yang wajar dalam menerjemahkan; penerjemahan bukanlah ilmu pasti (bahkan ilmuwan pun pernah merasa ragu!). Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan rekan kerja Anda atau ahli bahasa lainnya saat Anda buntu. Anda bahkan dapat berbicara dengan klien Anda atau pengarang dari teks yang Anda terjemahkan, jika Anda dapat menghubunginya.

  1. Sentuhan akhir (disebut juga Proofreading dan Revisi)

Ketika kita sangat terikat dengan pekerjaan kita, terkadang akan sulit untuk melepaskan diri; saat inilah bantuan dibutuhkan. Ketika terjemahan Anda telah selesai, minta ahli bahasa lain atau penutur asli bahasa target untuk memeriksanya. Mereka dapat menemukan kesalahan yang mungkin tidak Anda sadari. Mereka juga akan memastikan bahwa terjemahan Anda terdengar alami dalam bahasa target. Terjemahan Anda telah siap untuk dikirimkan kepada klien.

  1. Jadi lebih baik

Seperti kata penerjemah kawakan Lanna Castellano: “Profesi kita didasari oleh pengetahuan dan pengalaman, dengan masa belajar paling lama dalam pekerjaan apapun.” Belajar dengan terus-menerus merupakan kunci untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian Anda. Bahasa selalu berubah dan berkembang, sehingga Anda harus tetap up to date.

——————–

Penulis adalah penerjemah bahasa tersumpah serta juru bahasa yang menyediakan jasa terjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan berlokasi di Jakarta. Hubungi di penerjemah@penerjemah-id.com atau 0811-174-361